apa yang lo banggain dari mendapatkan pasangan dengan cara merebut milik orang lain, yang jelas-jelas ngga mencintai lo... satu hal yang lo harus tau, cinta itu kebahagiaan... trus ketika orang yang lo cintai ngga bahagia bersama lo, apalagi yang lo harepin... Entah dengan apa gw mencoba mendefinisikan cinta, yang gw temuin cuma dua kata, yaitu "BAHAGIA" dan "SEDIH". Bahagia adalah ketika orang yang gw cintai ada di samping gw. Sedih adalah saat dimana orang yang gw cintai berada jauh dari pandangan gw. Namun kebahagiaan gw bukanlah segalanya , kesedihan gw pun bukanlah alesan mutlak yang bisa dijadikan sebuah ikatan agar orang yang gw cintai, berada dideket gw. Melepaskan terkadang perlu untuk dilakukan. Melepaskan bukan berarti berhenti mencintai. Melepaskan bisa juga berarti memberikan kesempatan kepada orang gw cintai menemukan kebahagiaannya sendiri dan memberi kesempatan kepada hati gw untuk melatih kesabaran, dan memberi pelajaran bahwa ngga semua hal di dunia ini bisa gw miliki.
sungguh sangat memperihatinkan (benar ngga tuh tulisannya hehe...) ketika seseorang rela melakukan segala tipu muslihat agar orang yang lo cintai berada disamping lo. ngga perduli seberapa banyak orang yang lo sakitin. bahkan kalau orang yang lo cintai pun juga merasa sakit, rasanya lo ngga perduli. ironis emang berada di posisi seperti itu, "Ketika Cinta Berbalut Obsesi" (bukan Bertasbih..hehe..). cinta tanpa memiliki emang ngga berarti apa-apa. tapi bukan berarti hanya ada satu cinta, bukan di dunia ini... masih banyak cinta-cinta yang lain yang mungkin akan datang. jadi ngga perlu saling merebut, menyakiti, ataupun bersaing untuk mendapatkan cinta yang di inginkan.
gw bisa aja nangis karena ngga bisa memiliki orang yang gw cintai, namun akan yang lebih pahit lagi dari semua itu adalah ketika gw menyadari bahwa orang yang gw cintai ternyata ngga bahagia dengan keberadaan gw, yang lebih menyakitkan lagi kalau orang gw cintai, mencintai orang lain(aiiihhh...mati...). tapi sekali lagi, kebahagiaan dan kesedihan ngga bisa dijadikan alesan untuk memiliki. egois namanya ketika kita menerapkan prinsip seperti itu. biarkanlah cinta itu datang dan pergi, kebahagian pastiakan datang dengan sendirinya. cukup tanamkan dalam hati bahwa semua akan indah pada tempat dan waktu yang tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar